Profil PROxyz : Kisah Perjalanan Hijrahku

proxyz
PROxyz

Jika ada keperluan silahkan gunakan halaman Hubungi Saya (kontak).

Saya tidak menganut paham NU atau Muhammadiyah, atau aliran komunitas islam apapun, tetapi semuanya yang sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW (kebanyakan orang menamainya Salaf), tapi saya juga tidak ikut Komunitas Salafi, saya berusaha mendengar semua komunitas-komunitas islam diatas (termasuk 4 mazhab).

Pada Dasarnya Komunitas-komunitas diatas mengajak pada kebaikan, terlepas dari perbedatan dan perselisihan antar manusia memang sudah jaminan yg harus ada dari Tuhan kawan, setidaknya Kita cukup mendengarkan & mengikuti perkataan yang paling baik dari mereka dan tidak ada alasan untuk menyalahkan orang yang berbuat baik.

Bahkan seharusnya Kita tidak boleh mendustakan perkataan yang benar sekalipun dia bukan islam, bukankah azab berlaku bagi orang yang mendustakan kebenaran? :)

"Kisah Perjalanan Hidupku untuk Hijrah - Bagaimanapun semua ilmu akan menuju ke pencipta-Nya"

Saya lahir sebagai keturunan islam (NU) dan hanya sekedar keturunan, islam yang Saya kenal pada waktu itu sangat tidak sinkron dengan latar belakang kehidupan Saya.

Maksudnya, Saya hanya mengenal islam dengan paham jangan begini nanti masuk neraka, kalau Kamu begitu baru masuk surga, tentang surga-neraka tanpa logika (tanda-tanda Kebesaran-Nya).

Dan itu sangat menyedihkan, bagaimana tidak menyedihkan? manusia yang diberi akal tetapi tidak memahami apa yang dia kerjakan :)

Sekitar penghujung tahun 2011 Saya mulai bermain weblog di xtgem, kemudian di awal tahun 2012 Saya aktif blogging di mywapblog, yang masih membekas di kepala Saya 'Arvind Gupta'.

Pada waktu itu Saya masih sekolah, walaupun tabiatnya Saya tidak suka belajar tentang sekolah tapi disana Saya hampir belajar segalanya terutama ilmu dasar html, blogging dan apa yang menyelubunginya :)

Sambil blogging di MWB Saya juga mencoba blogspot di 2013, dan WP self hosting 2014. topik blog yang Saya usung adalah seputar tips Blog & trik FB, khususnya yang berhubungan dengan serba otomatis / bot.

Lagipula hobi Saya adalah menulis walaupun amatir, sesekali Saya membaca kalimat Bijak yang ada di alquran untuk kebutuhan Asupan dan ide-ide baru.

FB Saya stel agar LIKE + KOMEN status teman secara otomatis, Saya seneng banget ngedit-ngedit script BOT untuk situs khusus bot fb yang bisa digunakan orang  banyak, dari auto like sampai auto post grup, Entahlah hampir semua harus digantikan oleh BOT.

Disamping hobi Saya yang pasif (pecinta BOT) gak mau ngabisin waktu buat online buat cek status teman dan like satu-satu.

Saya juga kerja di bidang yang pasif pula, di ajak saudara Saya kerja cuma duduk manis di mobil, senyum sama Mba resepsionis dan penerima barang, naik turun lift gedung, sehari rata-rata 4 gedung gak ada 2 jam, beruntung Saya punya saudara yang baik-baik semoga Allah selalu memberkahinya.

Rutinitas yang memperdaya masuk jam 8 pagi pulang jam 4 sore walaupun sebagian besar hanya untuk duduk manis dan senyum :) selama 2 tahun Saya mendapatkan banyak pelajaran disana tentang Navigasi ibukota dan apa yang menyelubunginya.

Saya masih ingat pagi itu sekitar jam 8pagi 8 desember 2015, seorang Bu HRD cantik bersikap sangat judes ketika Saya sempat berdebat kecil & tetap ingin mengundurkan diri, tapi ibu ini tetap Cantik :) semoga Allah selalu memberkahinya.

Entah apa yang merasukiku meninggalkan gaya hidup ideal kebanyakan orang, tapi saya menemukan jatidiri yang sangat kuat saat itu enta "Pokonya Aku gamau Kerja kayak gitu" bangun pagi siap-siap buat kerja pulang sore kadang malem langsung tidur buat siap-siap kerja besok.

Setelah keluar dari kerjaan Saya terjerumus lebih dalam di game online dari GetRich, COC, sampai ML, walaupun sesekali Saya nulis untuk postingan blog.

Karena basic Saya adalah blogger setiap game yang dimainkan Saya sangat fanatik, selalu Saya pelajari aturan main setiap game untuk mencapai level terbaik.

Angin datang darimana sekitar tahun 2016 Saya lebih pengin lebih aktif ngeblog lagi setelah lihat MWB tutup, dari sini Saya mulai baca-baca terjemahan Quran lebih banyak karena Saya benar-benar mengagumi gaya penulisan Al-Quran waktu itu, walaupun 2017 Saya mulai vakum lagi dari blogging.

Ditambah sekitar tahun 2017 juga Saya mendapat suntikan keyakinan oleh Zakir Naik tentang logika-logika Quran, masih sekedar mengagumi tapi setidaknya ada alasan Saya untuk bangga dengan agama ini, semoga Allah selalu memberkahi Zakir Naik.

Waktu terus berjalan, seakan-akan Tuhan mengumpulkan data dari kejadian demi kejadian di hidupku yang disusun rapih ke dalam memoriku, sampai saat itu Saya Islam tapi Saya bisa menghitung dalam setiap tahunnya berapa kali Saya Sholat atau bahkan sama sekali tidak.

Sampai datangnya Pandemi Covid-19, beberapa bulan sebelum bulan Puasa Saya mulai giat membaca terjemahan Al-Quran lagi, tadinya setiap Ayat/Surah Saya loncati yang gak suka (seperti kisah masa lalu/ soal iman).

Pada saat itu Saya mulai terganggu dengan Ayat "Masuklah kedalam Islam secara keseluruhan, janganlah kamu ikuti langkah setan", ayat ini sangat memukul pola pikirku dan Saya coba mulai baca dari awal-selesai tanpa loncat-loncat.

Rekor terbaik Saya dalam 1 bulan bisa 3x selesai baca Quran terjemahan, sejak saat itu Saya seperti merasa mendapatkan yang belum pernah Saya dapatkan sebelumnya dan ini sangat luar biasa.

Sejak saat itu juga Saya berserah diri kepada Tuhan Seluruh Alam, dan mencoba menjaga Sholat 5 waktu karna Saya mendapatkan alasan yang jelas itu adalah untuk kebaikan Saya sendiri.

Saat membaca ayat "Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau", Saya langsung teringat dahulu game-game yang Saya pelajari aturan mainnya untuk mencapai level max dan otak Saya langsung mengingat ayat-ayat lainnya yang bertujuan berbuat kebajikan/pahala seperti sholat, berbuat baik kepada orangtua & kerabat, menunaikan zakat, bersedekah saat lapang maupun sempit, dll.

Dan setiap perbuatan itu otak Saya seakan-akan menyambungkan otomatis dengan kejadian atau ayat lain, 

contohnya: Sholat, ke inget Ayat lain kalo berhadas harus wudhu/mandi dulu kalo gada air tayamum aja tuhan tidak ingin menyulitkanmu tapi hendak membersihkanmu, 

Entah kenapa kalo inget wudhu/mandi otak Saya bilang gini "ini lo biar kece itu yang bener muka mu digosok yang bersih berkali kali setiap hari" otak langsung nyomot Ayat lain "padahal manusia/mereka menipu diri sendiri tetapi mereka tidak menyadari".

Otak langsung nampilin kejadian masa lalu "Kamu dulu suka borong baju mahal/dempul biar kece padahal muka mu kalo mandi air aja cuma numpang lewat boro-boro digosok, yang kece itu baju/dempulnya, muka mu? gak sedih boongin diri sendiri?"

Biar sinkron gitu lo pakainnya/dempul bagus muka juga alus, taukan batu yg kerasnya kek gitu? digosok terus menerus bakal mengkilap juga.

Kadang pengen ketawa tapi ya sedih juga, sebenernya masih banyak ide-ide seru yang pengen Saya ceritain, tapi mungkin di postingan lain.

Saya percaya setiap jiwa punya cerita dan latar belakang yang seru juga dan setiap jiwa akan merasa dia adalah tokoh utama, konsep penciptaan Tuhan yang unik bukan?

Walaupun dunia ini cuma satu, sekalipun dia pemeran pembantu, setiap manusia akan menjadikan dirinya tokoh utama dan membuat dunianya sendiri.

Kita semua adalah Tokoh utama, dan setiap Kita sekedar menanggung dosa Kita sendiri, Adakah alasan untuk meyalahkan dengan membabi buta kepada orang lain? Kita diwajibkan hanya mengingatkan bukan!

Lagipula Tuhan sangat pemalu dan tidak akan menunjukan diri-Nya di dunia ini, sekalipun dia menunjukan diri-Nya piranti manusia di dunia ini belum kompatibel untuk melihat-Nya.

Tuhan hanya memberikan akses preview kepada siapa yang Dia kehendaki, beberapa orang saja (Nabi tertentu). Pilihan lainnya manusia harus menunggu kehidupan ini (Dunia) di Upgrade ke kehidupan selanjutnya (Akhirat) itupun harus memiliki sertifikat khusus (iman).

Manusia dituntut harus takut dan patuh walaupun manusia tidak melihat-Nya, Tuhan hanya menunjukan Tanda-tanda-Nya seperti pergantian siang-malam, apa yang ada di Langit apa yang ada di Bumi dan apa yang ada diantara keduanya.

Apakah kamu punya akun FB? apakah Kamu pikir bisa sesuka hati dengan akunmu itu? sekali-kali tidak kawan, apapun yang kita lakukan di fb Kita harus mematuhi aturan/hukum fb yang ada di Standar Komunitas.

Bukan cuma fb, situs/Aplikasi lain. setiap yang Kita ketik, setiap foto dan video yang kita Upload, setiap tindakan yang Kita lakukan di Situs/Aplikasi akan diketahui (meninggalkan jejak digital).

Baik Situs/Aplikasi online maupun setiap Negara memiliki akses untuk melihat jejak digital seseorang/Akun, dan mereka bisa menggunakan itu untuk menghukum sesuai aturan yang berlaku.

Alangkah baiknya manusia mengetahui aturan itu agar tidak tersangkut kasus Hukum (di azab).

Negara Indonesia sendiri memiliki hukum UU ITE dan KOMINFO selaku pengawas jejak digital warganya.

Umat Islam seharusnya lebih bertanggungjawab setiap tindakan di internet dan tentu tidak ada masalah dengan adanya UU ITE ini.

karena Al-Quran telah memberitahu Kita "Tuhan mengetahui apa yang Kamu kerjakan, apa yang Kamu nyatakan dan apa yang Kamu rahasiakan".

Pastilah pengawasan "Jejak Alam ini" lebih mutakhir dari pengawasan "Jejak Digital".

Beruntung kita hidup di dunia serba online ini, sedikit lebih mudah untuk kita mencerna Ayat-ayat Tuhan.

Sayapun sedang belajar, jadi jangan ragu untuk menggunakan kolom komentar jika ada kekeliruan di setiap postingan.

Mudah-mudahan akan ada banyak cerita yang bisa Kita bagikan tentang ISLAM AGAMA PERDAMAIAN dan Tanda-Tanda Kebesaran Allah SWT untuk banyak manusia termasuk non-muslim.


Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)