Hadits Bukhari Tentang Pulang Haji & Umroh

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Imam Al-Bukhari Tentang Pulang Haji dan Umroh.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabHaji
TentangPulang Haji dan Umroh
Nomor1670 - 1676
No. VersiFathul Bari


Apa yang diucapkan saat kembali dari haji atau umrah atau peperangan
dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma

bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila kembali dari suatu peperangan atau haji atau 'umrah, Beliau bertakbir tiga kali pada setiap dataran tinggi dari permukaan bumi lalu berdo'a:

"Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir. Aayibuuna taa'buuna 'aabiduuna saajiduuna li rabbinaa haamiduun. Shadaqallah wa'dahu wa nashara 'abdahu wa hazamal ahzaaba wahdah".

(Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan, dan pujian dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Kita kembali, sebagai hamba yang bertaubat, ber'ibadah, sujud untuk Rabb kita dan yang memuji-Nya. Allah Maha Benar dengan janji-Nya, menolong hamba-Nya dan menghancurkan musuh-musuh-Nya) .
(Hadits Bukhari No. 1670)

Menyambut jamaah haji atau orang yang perang saat kembali
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata:

"Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sampai di Makkah Beliau ditemui anak-anak kecil Suku Bani 'Abdul Muthalib lalu Beliau menggendong salah satu dari mereka di depan dan yang lainnya dibelakang".
(Hadits Bukhari No. 1671)

Datang di waktu pagi
dari Ibnu'Umar radliallahu 'anhuma

"bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pergi menuju Makkah, Beliau shalat di masjid Asy-Syajarah dan jika kembali Beliau shalat di Dzul Hulaifah di dasar lembah dan bermalam disana hingga shubuh."
(Hadits Bukhari No. 1672)

Masuk di sore hari
dari Anas radliallahu 'anhu berkata:

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah pulang kepada keluarganya secara mendadak di malam hari dan tidak memasuki rumah kecuali pada pagi atau siang hari".
(Hadits Bukhari No. 1673)

Tidak mengetuk pintu rumah di malam hari jika telah sampai Madinah
dari Jabir radliallahu 'anhu berkata:

"Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melarang jika seseorang pulang mendadak kepada keluarganya di malam hari".
(Hadits Bukhari No. 1674)

Orang yang memacu untanya ketika sampai Madinah
Muhammad bin Ja'far berkata, telah mengabarkan kepada saya Humaid, bahwa dia mendengar Anas radliallahu 'anhu berkata:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bila pulang dari bepergian dan melihat dataran tinggi kota Madinah, Beliau mempercepat jalan unta Beliau dan bila menunggang hewan lain Beliau memacunya".

Abu 'Abdullah Al Bukhari berkata: Al Harits bin 'Umair dari Humaid: "Beliau memacunya karena kecintaannya (kepada Madinah).

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah telah menceritakan kepada kami Isma'il dari Humaid dari Anas berkata, ˝…. Beliau melihat dinding-dinding kota Madinah ….˝.

Hadits ini diikuti pula oleh Al Harits bin 'Umair."
(Hadits Bukhari No. 1675)

Firman Allah "Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya…"
Al Bara' radliallahu 'anhu berkata:

"Ayat ini turun kepada kami, yaitu Kaum Anshar jika mereka menunaikan haji lalu kembali pulang, mereka tidak memasuki rumah-rumah mereka dari pintu depannya namun mereka masuk dari belakang. Kemudian datanglah seseorang dari Kaum Anshar yang ia masuk dari pintu depan seakan-akan ia merubah kebiasaan tadi.

Maka kemudian turunlah firman Allah QS Al Baqarah ayat 189 yang artinya: (Dan bukanlah kebajikan memasuki rumah-rumah dari belakangnya, akan tetapi kebajikan itu ialah kebajikan orang yang bertakwa. Dan masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya)."
(Hadits Bukhari No. 1676)

Tentang Umroh »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama