Hadits Bukhari Tentang Wanita Haid ketika Haji

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Imam Al-Bukhari Tentang Wanita yang Haid ketika Haji.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabHaji
TentangWanita yang Haid ketika Haji
Nomor1540 - 1542
No. VersiFathul Bari


Wanita haid mengqadha semua manasik haji kecuali thawaf di Ka'bah
dari 'Aisyah radliallahu 'anha bahwa dia berkata:

"Aku mengunjungi Makkah (untuk menunaikan haji) sedang aku mengalami haid sehingga aku tidak melakukan thawaf di Ka'bah Baitullah dan juga tidak sa'i antara bukit Shafaa dan Marwah".

Dia berkata: Kemudian hal ini aku adukan kepada Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam maka Beliau bersabda: "Lakukanlah semua manasik seperti yang dilakukan para hujjaj selain thawaf di Ka'bah Baitullah hingga kamu suci".
(Hadits Bukhari No. 1540)

Wanita haid mengqadha semua manasik haji kecuali thawaf di Ka'bah
dari Jabir bin 'Abdullah radliallahu 'anhua berkata:

Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dan para sahabatnya berihram untuk haji dan tidak ada seorangpun dari mereka yang membawa Al Hadyu (hewan qurban) kecuali Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dan Tholhah. Sementara itu 'Ali baru saja datang dari negeri Yaman dengan membawa Al Hadyu, dia berkata: Aku berihram (berniat haji) sebagaimana Nabi Shallallahu'alaihiwasallam berihram.

Maka Nabi Shallallahu'alaihiwasallam memerintahkan para sahabatnya agar menjadikan ihram mereka sebagai 'umrah lalu melaksanakan thawaf kemudian mencukur rambut lalu bertahallul kecuali mereka yang membawa Al Hadyu.

Maka mereka berkata: Maka kami berangkat menuju Mina lalu diantara kami ada yang menyebut bahwa dia menarik diri. Hal ini kemudian sampai kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam, maka Beliau berkata: "Kalau aku bisa mengulang kembali apa yang telah lewat, aku tidak akan menyembelih, dan seandainya aku tidak membawa Al Hadyu, sudah pasti aku akan bertahallul".

Kemudian 'Aisyah radliallahu 'anha mengalami haid sedangkan dia telah menuntaskan seluruh manasik kecuali thawaf di Ka'bah Baitullah. Ketika dia sudah suci, dia melaksanakan thawaf di Ka'bah Baitullah.

Dia berkata: 'Wahai Rasulullah, kalian berangkat dengan niat haji dan 'umrah sedangkan aku dengan niat haji saja".

Maka Beliau perintahkan 'Abdurrahman bin Abu Bakar agar keluar bersama 'Aisyah radliallahu 'anha ke Tan'im. Maka 'Aisyah radliallahu 'anha melaksanakan 'umrah setelah melaksanakan manasik haji.
(Hadits Bukhari No. 1541)

Wanita haid mengqadha semua manasik haji kecuali thawaf di Ka'bah
dari Hafshah berkata: "Dahulu kami melarang anak-anak gadis remaja kami keluar rumah",

hingga datang seorang wanita lalu mendatangi Qashra Banu Khalaf lalu aku menemuinya. Kemudian dia menceritakan tentang saudara perempuannya yang menjadi suami seorang dari sahabat Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam yang pernah ikut berperang bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam sebanyak dua belas peperangan, dan saudaranya telah mendampingi suaminya dalam enam kali peperangan.

Saudara perempuannya berkata: Maka (dalam peperangan itu) kami sering mengurus orang yang sakit dan mengobati orang-orang yang terluka.

Saudaraku bertanya kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam.: "Wahai Rasulullah, apakah berdosa bila seorang dari kami tidak keluar rumah karena tidak memiliki jilbab?"

Beliau Shallallahu'alaihiwasallam menjawab: "Hendaklah temannya meminjamkan jilbabnya dan agar mereka dapat menyaksikan kebaikan dan mendo'akan Kaum Muslimin".

Berkata, Hafshah: Ketika Ummu 'Athiyah datang aku menemuinya lalu aku bertanya atau dia berkata, lalu kami bertanya kepadanya. Dan setiap kali dia menceritakan tentang Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam dia selalu mengatakan demi bapakku.

Kami bertanya: "Apakah kamu pernah mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam berkata, tentang ini dan ini?".

Dia menjawab: "Iya, demi bapakku".

Beliau bersabda: "Keluarkanlah para gadis remaja dan wanita-wanita yang dipingit di rumah dan wanita yang sedang haid agar mereka dapat menyaksikan kebaikah dan mendo'akan Kaum Muslimin namun para wanita yang sedang haid harus dijauhkan dari tempat shalat".

Aku (Hafshah) bertanya: "Juga wanita yang sedang haid?"

Dia berkata: "Bukankah mereka juga hadir di 'Arafah, dan menyaksikan ini dan itu?"
(Hadits Bukhari No. 1542)

« Tentang Mina Shafa dan Marwah »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama