Hadits Bukhari Tentang Sujud Sahwi

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Imam Al-Bukhari Tentang Sujud Sahwi. Sujud sahwi adalah 2x sujud yang dilakukan ketika lupa dalam Sholat, baik sebelum salam atau sesudah salam.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabJumat
TentangSujud Sahwi
Nomor1148 - 1156
No. VersiFathul Bari


Tentang Sujud Sahwi Ketika Berdiri Setelah Dua Raka'at Shalat Fardhu (Tidak Mengerjakan Tahiyat Awal)
dari 'Abdullah Ibnu Buhainah radliallahu 'anhu bahwa dia berkata;

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah shalat dua raka'at diantara shalat Beliau, lalu Beliau berdiri dan tidak duduk, Maka orang-orang ikut berdiri mengikuti Beliau.

Ketika Beliau menyelesaikan shalatnya (empat raka'at) sedangkan kami sedang menunggu-nunggu Beliau memberi salam, Beliau bahkan bertakbir sebelum memberi salam kemudian sujud dua kali dalam posisi duduk lalu baru memberi salam".
(Hadits Bukhari No. 1148)

Tentang Sujud Sahwi Ketika Berdiri Setelah Dua Raka'at Shalat Fardhu (Tidak Mengerjakan Tahiyat Awal)
dari 'Abdullah Ibnu Buhainah radliallahu 'anhu bahwa dia berkata;

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri dari dua raka'at shalat Zhuhur dan tidak duduk diantaranya. Setelah Beliau menyelesaikan shalatnya, Beliau sujud dua kali lalu memberi salam setelah itu".
(Hadits Bukhari No. 1149)

Jika Seseorang Shalat Lima Raka'at
dari 'Abdullah radliallahu 'anhu

bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan shalat Zhuhur lima raka'at.

Beliau ditegur: "Apakah ada tambahan raka'at shalat?"
Beliau menjawab: "Memangnya apa yang terjadi?"
Dia ('Abdullah) berkata: "Anda kerjakan shalat lima raka'at".

Maka Beliau sujud dua kali setelah memberi salam.
(Hadits Bukhari No. 1150)

Jika Memberi Salam Pada Raka'at Kedua atau Ketiga, Maka Hendaklah Sujud Dua Kali Sebagamana Sujud Biasa dalam Shalat atau Lebih Lama Lagi
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata:

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat Zhuhur atau 'Ashar bersama kami, lalu Beliau memberi salam.

Kemudian Dzul Yadain berkata kepada Beliau: "Wahai Rasulullah, apakah shalat dikurangi (raka'atnya)?"
Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada para sahabatnya: "Benarkah yang dikatakannya?"
Orang-orang menjawab: "Benar".

Maka Beliau menyempurnakan dua raka'at yang tertinggal lalu sujud dua kali.

Berkata, Abu Hurairah radliallahu 'anhu: "Begitulah yang dikerjakan oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ".
(Hadits Bukhari No. 1151)

Orang Yang Tidak Melakukan Tasyahud
dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu,

ketika Rasulullah menyelesaikan shalatnya yang baru dua raka'at, Dzul Yadain berkata kepada Beliau: "Apakah shalat diqashar atau anda lupa, wahai Rasulullah?"

Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: "Apakah benar yang dikatakan Dzul Yadain?"
Orang-orang menjawab: "Benar".

Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bediri dan mengerjakan shalat dua raka'at yang kurang tadi kemudian memberi salam. Kemudian Beliau bertakbir lalu sujud seperti sujudnya (yang biasa) atau lebih lama lagi kemudian mengangkat kepalanya".

dari Salamah bin 'Alqamah berkata; Aku bertanya kepada Muhammad (bin Sirin) tentang dua sujud sahwi apakah ada tasyahudnya?
Dia menjawab: "Tidak ada menurut hadits Abu Hurairah radliallahu 'anhu ".
(Hadits Bukhari No. 1152)

Bertakbir Ketika Melakukan Sujud Sahwi
dari Muhammad dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata:

Rasulullah shalat bersama kami dalam suatu shalat malam,

Berkata Muhammad; Kecenderungan dugaanku adalah shalat Ashar, yaitu sebanyak dua raka'at lalu memberi salam.

Setelah itu Beliau mendatangi kayu yang tergeletak di masjid, Beliau berbaring dengan meletakkan kedua tangannya pada kayu tersebut. Diantara mereka yang ikut shalat ada Abu Bakar dan 'Umar radliallahu 'anhuma. Namun keduanya sungkan untuk berbicara dengan Beliau lalu keluar mendahului orang banyak.

Sementara orang-orang berkata; "Shalat diringkas (qashar) ".

Tiba-tiba ada seorang yang dipanggil oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan panggilan Dzul Yadain, dan ia berkata: "Apakah anda lupa atau shalat diqashar?"
Beliau berkata: "Aku tidak lupa dan shalat juga tidak diqashar".
Beliau berkata: "Aku tidak lupa dan juga shalat tidak diqashar!".
(Dzul Yadain) berkata: "Benar, sebenarnya anda telah lupa".

Maka Beliau shalat dua raka'at kemudian memberi salam. Kemudian Beliau bertakbir lalu sujud seperti sujudnya (yang biasa) atau lebih lama lagi kemudian mengangkat kepalanya lalu bertakbir lagi kemudian meletakkan kepalanya lalu bertakbir kemudian sujud seperti sujudnya atau lebih lama lagi, kemudian mengangkat kepalanya dan takbir.
(Hadits Bukhari No. 1153)

Bertakbir Ketika Melakukan Sujud Sahwi
telah menceritakan kepada kami Laits dari Ibnu Syihab dari Al A'raj dari 'Abdullah Ibnu Buhainah Al Asadiy sekutunya suku 'Abdul Muthalib

"bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendirikan shalat Zhuhur namun tidak melakukan duduk (tasyahud awal). Setelah Beliau menyempurnakan shalatnya, Beliau sujud dua kali, dan Beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk sebelum memberi salam. Maka orang-orang mengikuti sujud bersama Beliau sebagai ganti yang terlupa dari duduk (tasyahud awal)."

Hadits ini diperkuat oleh Ibnu Juraij dari Ibnu Syihab dalam masalah "takbir (dalam sujud sahwi) ".
(Hadits Bukhari No. 1154)

Jika Seseorang Tidak Mengetahui Apakah Tiga atau Empat Raka'at Yang Sudah Dikerjakannya, Maka Dia Sujud Dua Kali dalam Posisi Duduk
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Jika panggilan shalat (adzan) dikumandangkan, setan lari sambil mengeluarkan kentut hingga ia tidak mendengar suara adzan tersebut. Apabila panggilan adzan telah selesai maka setan kembali. Dan bila iqamat dikumandangkan setan kembali berlari dan jika iqamat telah selesai dia kembali lagi hingga untuk mengganggu hatinya seseorang seraya berkata; ingatlah ini dan itu, yang semestinya tidak diingat sehingga seseorang membayanngkannya hingga akhirnya orang itu tidak tahu berapa raka'at shalat yang sudah dia laksanakan.

Oleh karena itu bila seorang dari kalian tidak mengetahui berapa raka'at dari shalat yang sudah dikerjakannya, apakah tiga atau empat raka'at maka hendaklah dia melakukan sujud dua kali dalam posisi duduk".
(Hadits Bukhari No. 1155)

Sujud Sahwi dalam Shalat Fardlu dan Sunnah
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sesungguhnya bila seseorang dari kalian berdiri mengerjakan shalat, setan akan datang menghampirinya (untuk menggodanya) sehingga tidak menyadari berapa raka'at shalat yang sudah dia laksanakan.

Oleh karena itu bila seorang dari kalian mengalami peristiwa itu hendaklah dia melakukan sujud dua kali dalam posisi duduk".
(Hadits Bukhari No. 1156)

« Isyarat dalam Shalat Gerakan diluar Shalat »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama