Hadits Bukhari Tentang Shalat Jenazah

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Imam Al-Bukhari Tentang Menshalati Jenazah.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabJenazah
TentangShalat Jenazah
Nomor1233 - 1251
No. VersiFathul Bari


Membuat Dua atau Tiga Shaf di Belakang Imam dalam Shalat Jenazah
dari Jabir bin 'Abdullah radliallahu 'anhua

"bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melaksanakan shalat jenazah sedang aku ikut shalat berdiri pada shaf kedua atau ketiga."
(Hadits Bukhari No. 1233)

Barisan Shaf Ketika Shalat Jenazah
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata,:

"Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengumumkan kematian An-Najasyi, kemudian Beliau maju dan membuat barisan shaf di belakang, Beliau lalu takbir empat kali."
(Hadits Bukhari No. 1234)

Barisan Shaf Ketika Shalat Jenazah
dari Asy-Sya'biy berkata, telah mengabarkan kepada saya seorang yang menyaksikan

bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam pernah mendatangi kuburan yang terpisah (dari kuburan lain). Maka Beliau membariskan mereka lalu bertakbir empat kali.

Aku bertanya kepadanya: "Siapakah yang menceritakan ini kepadamu?".
Dia menjawab: " Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu".
(Hadits Bukhari No. 1235)

Barisan Shaf Ketika Shalat Jenazah
Jabir bin 'Abdullah radliallahu 'anha berkata,: "Hari ini telah wafat seorang laki-laki shalih, untuk itu marilah laksanakan shalat untuknya".

Dia (Jabir) berkata,: "Maka kami dibariskan lalu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam melaksanakan shalat dan kami bersama Beliau shalat dalam barisan (shaf-shaf di belakang)".

Berkata, Abu Az Zubair dari Jabir: "Dan aku berada pada shaf kedua".
(Hadits Bukhari No. 1236)

Barisan Shaf Anak-Anak (Ibnu 'Abbas) Bergabug Bersama Laki-laki Dewasa dalam Shalat Jenazah
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata,:

Bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melewati kubur yang telah dimakamkan malam hari. Maka Beliau bertanya: "Kapan dimakamkan jenazah ini?".

Mereka menjawab: "Tadi malam".
Beliau bertanya kembali: "Mengapa kalian tidak memberi tahu aku?".
Mereka menjawab: "Kami memakamkannya pada malam yang gelap gulita dan kami sungkan untuk membangunkan anda".

Maka Beliau berdiri dan membariskan kami di belakang Beliau.

Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu berkata,: "Dan aku hadir bersama mereka, maka kemudian Beliau melaksanakan shalat untuknya (jenazah)".
(Hadits Bukhari No. 1237)

Tuntunan Shalat Jenazah
dari Asy-Sya'biy berkata,

"telah mengabarkan kepada saya seorang yang bersama Nabi kalian Shallallahu'alaihiwasallam, ia berjalan melewati kuburan yang terpisah (dari kuburan lain). Lalu Beliau membariskan kami di belakang Beliau."

Kami bertanya: "Wahai Abu "Amru, siapakah yang menceritakan ini kepadamu?".
Dia menjawab: "Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu".
(Hadits Bukhari No. 1238)

Keutamaan Mengantarkan Jenazah
Nafi' berkata; disampaikan kepada Ibnu 'Umar bahwa Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata,:

"Barangsiapa yang mengantar jenazah baginya pahala satu qirath."
Maka dia (Ibnu 'Umar radliallahu 'anhu ma) berkata,: "Abu Hurairah berlebihan terhadap kita".

Namun kemudian pernyataan Abu Hurairah radliallahu 'anhu dibenarkan, yakni oleh 'Aisyah radliallahu 'anha dan Abu Hurairah berkata; aku mendengar Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengatakannya.

Maka Ibnu 'Umar radliallahu 'anhu berkata: "Kami telah banyak meremehkan masalah dan aku telah meremehkan dan melalaikan urusan (agama) Allah".
(Hadits Bukhari No. 1239)

Menunggu Sampai Jenazah Dikubur
Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Telah bersabda Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam:

"Barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga ikut menyolatkannya maka baginya pahala satu qirath, dan barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga ikut menguburkannya maka baginya pahala dua qirath".

Ditanyakan kepada Beliau; "Apa yang dimaksud dengan dua qirath?"
Beliau menjawab: "Seperti dua gunung yang besar".
(Hadits Bukhari No. 1240)

Keikut sertaan Anak-anak (Ibnu 'Abbas) Bersama Orang Dewasa dalam Shalat Jenazah
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata;

Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mendatangi kuburan. Mereka berkata; "Ini dikebumikan kemarin".

Berkata, Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma: "Maka Beliau membariskan kami di belakang Beliau kemudian mengerjakan shalat untuknya".
(Hadits Bukhari No. 1241)

Menshalati Jenazah di Lapangan atau di Masjid
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata,:

Nabi Shallallahu'alaihiwasallam mengumumkan kepada kami kematian An-Najasyi, Penguasa Negeri Habasyah pada hari kematiannya lalu berkata,: "Mohonkanlah ampun buat saudara kalian".

Jalur Lain
Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata,: "Bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam membariskan mereka di tanah lapang kemudian Beliau bertakbir empat kali".
(Hadits Bukhari No. 1242)

Menshalati Jenazah di Lapangan atau di Masjid
dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma;

"Orang-orang Yahudi datang kepada Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dengan membawa seorang laki-laki dan seorang perempuan yang keduanya berzina. Maka Beliau memerintahkan untuk merajam keduanya di tempat biasa untuk menyolatkan jenazah, disamping Masjid Nabawi".
(Hadits Bukhari No. 1243)

Larangan Menjadikan Kuburan Sebagai Masjid
dari 'Aisyah radliallahu 'anha dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ketika Beliau sakit yang membawa kepada kematiannya:

"Allah melaknat orang-orang Yahudi dan Nashrani disebabkan mereka menjadikan kuburan para nabi mereka sebagai masjid".

'Aisyah radliallahu 'anha berkata; "Kalau bukan karena sabda Beliau tersebut tentu sudah mereka pindahkan kubur beliau (dari dalam rumahnya), namun aku tetap khawatir nantinya akan dijadikan masjid".
(Hadits Bukhari No. 1244)

Menshalati Jenazah Wanita Yang Meninggal Dunia dalam Keadaan Sedang Nifas
dari Samurah bin Jundub radliallahu 'anhu berkata;

"Aku pernah di belakang Nabi Shallallahu'alaihiwasallam ikut menshalati jenazah wanita yang meninggal pada masa nifasnya. Beliau berdiri di tengah jenazah tersebut".
(Hadits Bukhari No. 1245)

Dimana Seharusnya Imam Berdiri Ketika Menshalati Jenazah Wanita atau Laki-laki
Samurah bin Jundab radliallahu 'anhu berkata;

"Aku pernah di belakang Nabi Shallallahu'alaihiwasallam ikut menshalati jenazah wanita yang meninggal pada masa nifasnya. Beliau berdiri di tengah jenazah tersebut".
(Hadits Bukhari No. 1246)

Takbir dalam Shalat Jenazah Sebanyak Empat Kali
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu

"bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mengumumkan kematian An-Najasyi, pada hari kematiannya lalu Beliau keluar bersama mereka menuju tanah lapang kemudian Beliau membariskan mereka dalam shaf lalu Beliau bertakbir empat kali".
(Hadits Bukhari No. 1247)

Takbir dalam Shalat Jenazah Sebanyak Empat Kali
dari Jabir radliallahu 'anhu

"bahwa Nabi Shallallahu'alaihiwasallam shalat untuk An-Najasyi, maka Beliau takbir empat kali."
(Hadits Bukhari No. 1248)

Membaca Surah al-Fatihah dalam Shalat Jenazah
dari Tholhah bin 'Abdullah bin 'Auf berkata;

"Aku shalat dibelakang Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma pada suatu jenazah, lalu ia membaca surat Al Fatihah, ia berkata, agar orang-orang tahu bahwa itu merupakan sunah".
(Hadits Bukhari No. 1249)

Shalat Jenazah di atas Kuburan Setelah Jenazah Dikuburkan
Asy-Sya'biy berkata,

telah mengabarkan kepada saya seorang yang bersama Nabi Shallallahu'alaihiwasallam pernah melewati kuburan yang terpisah (dari kuburan lain). Maka Beliau memimpin mereka shalat dan mereka shalat di belakang Beliau.

Aku bertanya: "Wahai 'Amru, siapakah yang menceritakan ini kepadamu?".
Dia menjawab: " Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu".
(Hadits Bukhari No. 1250)

Shalat Jenazah di atas Kuburan Setelah Jenazah Dikuburkan
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu:

"Ada seorang laki-laki kulit hitam atau wanita kulit hitam yang menjadi tukang sapu masjid meninggal dunia yang tidak diketahui Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tentang kamatiannya.

Suatu hari Beliau diceritakan, maka Beliau berkata,: "Apa yang telah terjadi dengan orang itu?".
Mereka menjawab: "Dia telah meninggal, wahai Rasulullah"

Lalu Nabi Shallallahu'alaihiwasallam berkata,: "Kenapa kalian tidak memberitahu aku?"
Mereka berkata,: Kejadiannya begini begini, lalu mereka menjelaskan".
Kemudian Beliau berkata,: "Tunjukkan kepadaku kuburannya!".

Maka Beliau Shallallahu'alaihiwasallam mendatangi kuburan orang itu kemudian shalat untuknya.
(Hadits Bukhari No. 1251)

« Mengubur Jenazah Pemakaman Jenazah »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama