Hadits Bukhari Tentang Liang Kubur

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Imam Al-Bukhari Tentang Liang Kubur / Liang Lahat.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabJenazah
TentangLiang Kubur
Nomor1262 - 1266
No. VersiFathul Bari


Pohon Idzkhir (Pohon yang Mendatangkan Bau Harum) dan Rerumputan diatas Kuburan
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda:

"Allah telah mengharamkan kota Makkah, maka tidak dihalalkan buat seorangpun sebelum dan sesudahku melakukan pelanggaran disana, yang sebelumnya pernah dihalalkan buatku beberapa saat dalam suatu hari. Di Makkah tidak boleh diambil rumputnya dan tidak boleh ditebang pohonnya dan tidak boleh diburu hewan buruannya dan tidak ditemukan satupun barang temuan kecuali untuk diserahkan kepada juru pengumuman (agar dikembalikan kepada pemiliknya) ".

Berkata, (Al 'Abbas radliallahu 'anhu) "kecuali pohon idzkhir (pohon yang harum baunya) yang berguna untuk pengerjaan celup (pewarnaan pakaian) dan kubur-kubur kami."
Maka Beliau bersabda: "Ya kecuali pohon idzkhir".

Dan berkata, Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam: "Untuk kubur-kubur mereka dan rumah-rumah mereka".

Dan berkata, Mujahid dari Thawus dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhu: "Dan untuk alat berhias mereka (parfum) dan rumah-rumah mereka".
(Hadits Bukhari No. 1262)

Bolehkan Mengeluarkan Mayat dari Kubur atau Liang Lahat karena Suatu Alasan?
Sufyan berkata, 'Amru; Aku mendengar Jabir bin 'Abdullah radliallahu 'anhua berkata,

"Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mendatangi 'Abdullah bin Ubay setelah dimasukkan kedalam kuburnya, lalu Beliau memerintahkan untuk mengeluarkannya. Maka jenazahnya dikeluarkan dan diletakkan di kedua paha Beliau kemudian Beliau menyempratkan dengan air ludah Beliau dan memakaikan baju qamis (gamis) Beliau. Dan Allah yang lebih mengetahui. Sebelumnya Beliau pernah memakaikan (memberi) baju kepada 'Abbas."

Berkata, Sufyan dan berkata, Abu Harun Yahya: "Bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam memiliki dua gamis".

Maka putra 'Abdullah bertanya kepada Beliau: "Wahai Rasulullah, pakaikanlah bapakku dengan gamis anda yang telah mengenai kulit anda".

Sufyan berkata,: "Mereka memandang Nabi Shallallahu'alaihiwasallam memakaikan baju Beliau kepada 'Abdullah sebagai hadiah yang sama seperti yang Beliau lakukan (terhadap 'Abbas)".
(Hadits Bukhari No. 1263)

Bolehkan Mengeluarkan Mayat dari Kubur atau Liang Lahat karena Suatu Alasan?
dari Jabir radliallahu 'anhu berkata;

Ketika terjadi perang Uhud, pada suatu malamnya bapakku memanggilku seraya berkata,: "Tidaklah aku melihat diriku (menduga) melainkan aku akan menjadi orang yang pertama-tama gugur diantara para sahabat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam (dalam peperangan ini) dan aku tidak meninggalkan sesuatu yang berharga bagimu sepeninggalku melainkan diri Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam. Dan aku mempunyai hutang, maka lunasilah dan berilah nasehat yang baik kepada saudara-saudaramu yang perempuan".

Pada pagi harinya kami dapati bapakku adalah orang yang pertama gugur dan dikuburkan bersama dengan yang lain dalam satu kubur. Setelah itu perasaanku tidak enak dengan membiarkan dia bersama yang lain, maka kemudian aku keluarkan setelah enam bulan lamanya dari hari pemakamannya dan aku dapati jenazah bapakku masih utuh sebagaimana hari dia dikebumikan dan tidak ada yang berubah padanya kecuali sedikit pada ujung bawah telinganya.
(Hadits Bukhari No. 1264)

Bolehkan Mengeluarkan Mayat dari Kubur atau Liang Lahat karena Suatu Alasan?
dari Jabir radliallahu 'anhu berkata;

"Seorang laki-laki dikuburkan bersama dengan bapakku namun kemudian perasaanku tidak enak hingga akhirnya aku keluarkan dan aku kuburkan dalam satu liang kubur kembali".
(Hadits Bukhari No. 1265)

Liang Lahad (Lobang di samping) dan Syaq (Lobang di Tengah) pada Lobang Kuburan
dari Jabir bin 'Abdullah radliallahu 'anhua berkata,:

Nabi Shallallahu'alaihiwasallam pernah menggabungkan dalam satu kubur dua orang laki-laki yang gugur dalam perang Uhud dan dalam satu kain, lalu bersabda: "Siapakah diantara mereka yang lebih banyak mempunyai hafalan Al Qur'an".

Bila Beliau telah diberi tahu kepada salah satu diantara keduanya, maka Beliau mendahulukannya didalam lahad lalu bersabda: "Aku akan menjadi saksi atas mereka pada hari qiyamat".

Maka kemudian Beliau memerintahkan agar menguburkan mereka dengan darah-darah mereka dan tidak pula dimandikan".
(Hadits Bukhari No. 1266)

« Mengajar Anak Kecil Mati Syahid »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama