Hadits Bukhari Tentang Ka'bah

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Imam Al-Bukhari Tentang Ka'bah.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabHaji
TentangKa'bah
Nomor1488 - 1498
No. VersiFathul Bari


Firman Allah "Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia , dan (demikian pula) bulan Haram , hadyu, qalaid…"
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Yang akan menghancurkan Ka'bah adalah orang-orang yang betisnya kecil berasal dari negeri Habasyah (Etiopia)".
(Hadits Bukhari No. 1488)

Firman Allah "Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia , dan (demikian pula) bulan Haram , hadyu , qalaid…"
dari 'Aisyah radliallahu 'anha berkata:

Orang-orang melaksanakan shaum (puasa) hari kesepuluh bulan Muharam (Asyura) sebelum diwajibkan shaum Ramadhan. Hari itu adalah ketika Ka'bah ditutup dengan kain (kiswah). Ketika Allah subhanahu wata'ala telah mewajibkan shaum Ramadhan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Barangsipa yang mau shaum hari asyura laksanakanlah dan siapa yang tidak mau tinggalkanlah".
(Hadits Bukhari No. 1489)

Firman Allah "Allah telah menjadikan Ka'bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia , dan (demikian pula) bulan Haram , hadyu , qalaid…"
dari Al Hajjaj bin Hajjaj dari Qatadah dari 'Abdullah bin Abu 'Utbah dari Abu Sa'id Al Khudriy radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sungguh pasti akan ada yang berhaji dan 'umrah ke Baitulloh (Ka'bah) setelah keluarnya Ya'juj dan Ma'juj".

Hadits ini dikuatkan oleh Aban dan 'Imran dari Qatadah dan berkata, 'Abdurrahman dari Syu'bah berkata: "Tidak akan terjadi hari kiamat hingga tidak ada yang berhaji ke Baitulloh (Ka'bah) ".

Redaksi hadits yang pertama yang lebih banyak didengar oleh Qatadah dari 'Abdullah dan 'Abdullah mendengarnya dari Abu Sa'id Al Khudriy.
(Hadits Bukhari No. 1490)

Kiswah Ka'bah
dari Abu Wa'il berkata:

Aku duduk bersama Syaibah diatas sebuah kursi di dalam Ka'bah, lalu dia berkata: Ini adalah tempat duduknya 'Umar radliallahu 'anhu yang dia berkata: "Sungguh aku berusaha keras untuk tidak meninggalkan benda kuning (emas) ataupun benda putih (perak) kecuali aku akan membagikannya".

Aku katakan: "Kedua sahabatmu (Abu Bakar Ash-Shidiq radliallahu 'anhu dan Nabi Shallallahu'alaihiwasallam) tidak pernah melakukan hal itu!".

'Umar radliallahu 'anhu berkata: "Mereka berdua adalah dua orang yang aku ikuti".
(Hadits Bukhari No. 1491)

Penghancuran Ka'bah
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"(Seakan akan aku melihat orang yang akan menghancuirkan Ka'bah), dia orang yang berkulit hitam dan renggang antara kedua kakinya dan dia mengangkat batunya satu persatu".
(Hadits Bukhari No. 1492)

Penghancuran Ka'bah
Abu Hurairah radliallahu 'anhu berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Yang akan menghancurkan Ka'bah adalah orang-orang yang betisnya kecil berasal dari negeri Habasyah (Etiopia)".
(Hadits Bukhari No. 1493)

Penjelasan tentang hajar aswad
dari 'Umar radliallahu 'anhu

bahwa dia mendatangi Hajar Al Aswad lalu menciumnya kemudian berkata: "Sungguh aku mengetahui bahwa kamu hanyalah batu yang tidak bisa mendatangkan madharat maupun manfa'at. Namun kalau bukan karena aku telah melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menciummu tentu aku tidak akan menciummu".
(Hadits Bukhari No. 1494)

Menutup pintu Ka'bah dan shalat dimana saja ia mau (dalam Ka'bah)
dari Salim dari bapaknya bahwa dia berkata:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk kedalam Ka'bah bersama Usamah, Bilal, dan 'Utsman bin Tholhah lalu mereka menutup pintunya.

Ketika mereka membuka pintunya aku adalah orang pertama yang memasukinya dan aku temui Bilal lalu aku tanya; "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat di dalamnya?".

Dia menjawab: "Ya, diantara dua tiang Yamani".
(Hadits Bukhari No. 1495)

Shalat dalam Ka'bah
dari Nafi' dari Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma

"Apabila mau masuk kedalam Ka'bah dia berjalan menuju arah depan sementara pintu Ka'bah di belakangnya. Maka dia berjalan hingga antara dia dan dinding dihadapannya kira-kira tiga hasta lalu dia shalat ditempat yang pernah Bilal kabarkan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam shalat di tempat itu.

Dan tidak salah jika seseorang shalat di dalam Ka'bah menghadap kemana saja yang dia mau".
(Hadits Bukhari No. 1496)

Orang yang belum masuk Ka'bah
dari 'Abdullah bin Abu Awfa berkata;

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan thowaf di Ka'bah lalu shalat dua raka'at di belakang maqam Ibrahim dan bersama Beliau ada orang yang melindungi Beliau dari orang-orang Quraisy."

Berkata, seseorang kepada 'Abdullah bin Abu Awfa: "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam Ka'bah?".

Dia menjawab: "Tidak".
(Hadits Bukhari No. 1497)

Orang yang shalat di setiap sudut Ka'bah
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ketika didahului oleh bapakku memasuki Ka'bah yang didalamnya terdapat patung-patung, Beliau memerintahkan agar patung-patung tersebut dikeluarkan. Lalu mereka mengeluarkan patung berbentuk Nabi Ibrahim dan Nabi Isma'il yang di tangan keduanya ada azlam (panah untuk mengundi nasib).

Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semoga Allah membinasakkan mereka. Padahal, sungguh mereka mengetahui bahwa keduanya tidak pernah mengundi nasib dengan azlam sekalipun".

Kemudian Beliau masuk kedalam Ka'bah lalu bertakbir pada sisi-sisinya dan tidak shalat didalamnya.
(Hadits Bukhari No. 1498)

« Tentang Thawaf Kota Makkah »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama