Hadits Bukhari Tentang Keutamaan 3 Masjid

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Al-Bukhari Tentang Keutamaan 3 Masjid dan beberapa tempat utama.

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabJumat
TentangKeutamaan 3 Masjid
Nomor1115 - 1122
No. VersiFathul Bari


Keutamaan Shalat di Makkah (Masjidil Haram) dan Madinah (Masjid Nabi)
Telah menceritakan kepada kami Hafsh bin 'Umar telah menceritakan kepada kami Syu'bah berkata, telah mengabarkan kepada saya 'Abdul Malik bin 'Umair dari Qaza'ah berkata; Aku mendengar Abu Sa'id radliallahu 'anhu empat kali, berkata;

"Aku mendengar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dia (Abu Sa'id radliallahu 'anhu) pernah ikut berperang bersama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebanyak dua belas kali peperangan."

Dan diriwayatkan, telah menceritakan kepada kami 'Ali telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Az Zuhriy dari Sa'id dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Tidaklah ditekankan untuk berziarah kecuali untuk mengunjungi tiga masjid, Masjidil Haram, Masjid Rasul shallallahu 'alaihi wasallam dan Masjidil Aqsha".
(Hadits Bukhari No. 1115)

Keutamaan Shalat di Makkah (Masjidil Haram) dan Madinah (Masjid Nabi)
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Shalat di masjidku ini nilainya seribu kali lebih baik dibandingkan pada masjid lain kecuali pada Al Masjidil Haram".
(Hadits Bukhari No. 1116)

Masjid Quba' (Masjid pertama yang dibangun Rasulullah)
dari Nafi'

bahwa Ibnu 'Umar radliallahu 'anhumaa tidak pernah mengerjakan shalat Dhuha kecuali pada dua kali kesempatan (hari) yaitu hari ketika dia mengunjungi Makkah saat dia memasuki kota Makkah di waktu Dhuha lalu dia melakukan thawaf di Al Bait (Ka'bah) kemudian shalat dua raka'at di belakang Maqam (Ibrahim) dan satunya lagi saat dia mengunjungi masjid Quba', yang dia mendatanginya pada hari Sabtu. Bila dia sudah memasukinya, maka dia enggan untuk keluar darinya hingga dia shalat terlebih dahulu di dalamnya.

Berkata, Nafi'; "Dan Ibnu'Umar radliallahu 'anhuma menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengunjungi (masjid Quba') baik dengan berkendaraan ataupun berjalan kaki".

Berkata, Nafi'; Dan Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma berkata: "Sesungguhnya aku mengerjakan yang demikian seperti aku melihat para sahabatku melakukannya, namun aku tidak melarang seseorangpun untuk mengerjakan shalat pada waktu kapanpun yang dia suka baik di waktu malam maupun siang hari, asalkan tidak bersamaan waktunya saat terbitnya matahari atau saat tenggelam".
(Hadits Bukhari No. 1117)

Orang Yang Mendatangi Masjid Quba' Setiap Hari Sabtu
dari Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma berkata:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengunjungi masjid Quba' pada setiap hari Sabtu, baik dengan berkendaraan ataupun berjalan kaki".

Dan Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma juga melakukannya seperti itu.
(Hadits Bukhari No. 1118)

Mendatangi Masjid Quba' Dengan Berjalan Kaki atau Berkendaraan
Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari 'Ubaidullah berkata, telah menceritakan kepada saya Nafi' dari Ibnu'Umar radliallahu 'anhuma berkata:

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengunjungi masjid Quba' dengan berkendaraan ataupun berjalan kaki".

Dan Ibnu Numair menambahkan, telah menceritakan kepada kami 'Ubaidullah dari Nafi': "Maka Beliau mengerjakan shalat dua raka'at didalamnya".
(Hadits Bukhari No. 1119)

Keutamaan Tempat (dan Shalat padanya) Antara Qubur Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam dan Mimbar pada Masjid Nabawi (Raudlah).
dari 'Abdullah bin Zaid Al Maaziniy radliallahu 'anhu bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Tempat yang ada diantara rumahku dan mimbarku adalah raudhah (taman) diantara taman-taman surga".
(Hadits Bukhari No. 1120)

Keutamaan Tempat (dan Shalat padanya) Antara Qubur Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam dan Mimbar pada Masjid Nabawi (Raudlah).
dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Diantara rumahku dan mimbarku adalah raudhah (taman) diantara taman-taman surga dan mimbarku berada pada telagaku (di surga) ".
(Hadits Bukhari No. 1121)

Masjid Baitul Maqdis
Qaza'ah sahayanya Ziyad berkata,

Aku mendengar Abu Sa'id Al Khudriy radliallahu 'anhu menceritakan empat hal (kalimat) dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam yang menyebabkan aku ta'ajub dan kaget. Beliau shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Tidak boleh bepergian bagi wanita selama dua hari kecuali bersama suami atau mahramnya,
dan tidak boleh shaum (puasa) pada hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha,
dan tidak boleh shalat setelah shalat Shubuh hingga matahari terbit dan setelah 'Ashar hingga terbenam (matahari),

dan tidaklah ditekankan untuk berziarah kecuali untuk mengunjungi tiga masjid, Al Masjidil Haram, Masjid Rasul shallallahu 'alaihi wasallam dan Masjidil Aqsha".
(Hadits Bukhari No. 1122)

« Gerakan diluar Shalat Shalat Sunnah »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama