Hadits Bukhari Tentang Hujan dan Bencana Alam

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Al-Bukhari Tentang Hujan dan Bencana Alam. Apakah ada pawang hujan?

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabJumat
TentangHujan dan Bencana Alam
Nomor974 - 981
No. VersiFathul Bari


Doa Yang Dibaca Ketika Turun Hujan
dari 'Aisyah,

bahwa jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat hujan, maka beliau berdoa: "ALLAHUMMA SHAYYIBAA NAAFI'AA (Ya Allah, jadikanlah hujan ini bermanfaat)."
(Hadits Bukhari No. 974)

Orang Yang Bermandi Hujan Saat Hujan Turun Hingga Air Membasahi Jenggotnya
Anas bin Malik berkata,

Di zaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam manusia pernah terkena musibah paceklik kekeringan. Pada hari Jum'at ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sedang memberikan khutbah, tiba-tiba seorang Arab badui berdiri dan berkata, "Wahai Rasulullah, harta benda telah binasa dan telah terjadi kelaparan, maka berdo'alah kepada Allah agar menurunkan hujan untuk kita!"

Anas bin Malik berkata, "Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu berdoa dengan mengangkat kedua telapak tangannya. Dan saat itu tidak sedikitpun ada awan di langit."

Anas bin Malik melanjutkan perkataannya, "Maka awan seperti gunung bergerak. Beliau belum lagi turun dari mimbarnya hingga aku melihat air hujan membasahi jenggotnya. Maka pada hari itu kami mendapatkan hujan hingga esok harinya dan lusa, hingga hari Jum'at berikutnya.

Pada hari Jum'at berikut itulah orang Arab badui tersebut, atau orang yang lain berdiri dan berkata, ˝Wahai Rasulullah, banyak bangunan yang roboh, harta benda tenggelam dan hanyut, maka berdo'alah kepada Allah untuk kami!˝

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lalu berdoa dengan mengangkat kedua telapak tangannya: ˝ALLAHUMMA HAWAALAINAA WA LAA 'ALAINAA (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekeling kami saja dan jangan sampai menimbulkan kerusakan kepada kami).˝

Belum lagi beliau memberikan isyarat dengan tangannya ke langit, awan tersebut telah hilang. Saat itu kota Madinah menjadi seperti danau dan aliran-aliran air, bahkan tidak mendapatkan sinar matahari selama satu bulan."

Anas bin Malik berkata, "Tidak ada satupun orang yang datang dari segala pelosok kota kecuali akan menceritakan tentang terjadinya hujan yang lebat tersebut."
(Hadits Bukhari No. 975)

Ketika Angin Bertiup Kencang
Anas bin Malik berkata,

"Jika akan terjadi angin yang berhembus kencang, maka hal itu dapat diketahui pada wajah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam."
(Hadits Bukhari No. 976)

Sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa salam: "Aku Telah Ditolong Lewat Perantaraan Angin Timur.."
dari Ibnu 'Abbas, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Aku ditolong dengan perantaraan angin yang berhembus dari timur (belakang pintu Ka'bah) sedangkan kaum 'Aad dibinasakan dengan angin yang berhembus dari barat."
(Hadits Bukhari No. 977)

Doa Yang Dibaca Ketika Terjadi Gempa Bumi dan atau Terjadinya Tanda-Tanda Kekuasaan Allah Ta'ala (Bencana alam) [978-979]
dari Abu Hurairah ia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Tidak akan terjadi hari kiamat kecuali setelah hilangnya ilmu, banyak terjadi gempa, waktu seakan berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, Al haraj -yaitu pembunuhan- dan harta melimpah ruah kepada kalian."
(Hadits Bukhari No. 978)

Doa Yang Dibaca Ketika Terjadi Gempa Bumi dan atau Terjadinya Tanda-Tanda Kekuasaan Allah Ta'ala (Bencana alam) [978-979]
dari Ibnu 'Umar berkata,

Beliau berdoa: "Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami."

Ibnu 'Umar berkata, "Para sahabat berkata, ˝Juga untuk negeri Najed kami˝."

Beliau kembali berdoa: "Ya Allah, berkatilah kami pada negeri Syam kami dan negeri Yaman kami."

Para sahabat berkata lagi, "Juga untuk negeri Najed kami."

Ibnu 'Umar berkata, "Beliau lalu berdoa: ˝Disanalah akan terjadi bencana dan fitnah, dan di sana akan muncul tanduk setan˝."
(Hadits Bukhari No. 979)

Firman Allah "Dan Kalian Mengganti Rizki Kalian Dengan Cara Mendustakan Allah.."
dari Zaid bin Khalid Al Juhaini bahwa dia berkata,

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memimpin kami shalat Shubuh di Hudaibiyyah pada suatu malam sehabis turun hujan. Selesai shalat beliau menghadapkan wajahnya kepada orang banyak lalu bersabda:

"Tahukah kalian apa yang sudah difirmankan oleh Rabb kalian?"

Orang-orang menjawab, "Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui."

Beliau lalu bersabda: Allah berfirman: "Di pagi ini ada hamba-hamba Ku yang menjadi Mukmin kepada-Ku dan ada pula yang kafir.

Orang yang berkata, ˝Hujan turun kepada kita karena karunia Allah dan rahmat-Nya˝,
maka dia adalah yang beriman kepada-Ku dan kafir kepada bintang-bintang.

Adapun yang berkata, ˝Hujan turun disebabkan bintang ini dan itu˝,
maka dia telah kafir kepada-Ku dan beriman kepada bintang-bintang."
(Hadits Bukhari No. 980)

Tidak Ada Yang Mengetahui Kapan Turunnya Hujan Kecuali Allah Ta'ala
dari Ibnu 'Umar berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Ada lima kunci ghaib yang tidak diketahui seorangpun kecuali oleh Allah;
tidak seorangpun yang mengetahui apa yang akan terjadi esok hari,
dan tidak seorangpun yang mengetahui apa yang tersembunyi dalam rahim,
dan tak satu jiwa pun yang tahu apa yang akan diperbuatnya esok,
dan tak satu jiwa pun yang tahu di bumi mana dia akan mati
serta tidak seorangpun yang mengetahui kapan turunnya hujan."
(Hadits Bukhari No. 981)

« Shalat Gerhana Shalat Istisqa »

Semua Hadits Shahih Bukhari Imam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama