Hadits Bukhari Tentang Ibadahnya Anak-Anak

bangpro.xyz — Kumpulan Hadits Shahih Al-Bukhari Tentang ibadahnya Anak-anak dalam Kitab Adzan. Bagaimana Anak kecil melakukan ibadah?

HaditsShahih Al-Bukhari
KitabAdzan
Tentangibadahnya Anak-Anak
Nomor810 - 816
No. VersiFathul Bari


Tentang Wudhunya Anak-anak dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi, Bersuci Dan Kehadiran Mereka Pada Shalat Jama'ah di Masjid
Asy Sya'bi berkata,

"Telah mengabarkan kepadaku orang yang berjalan besama Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melewati sebuah kuburan yang terpisah, kemudian Beliau memimpin mereka shalat dan orang-orang membuat shaf lalu shalat untuk kuburan tersebut."

Maka aku tanyakan, "Wahai Abu 'Amru, siapa yang menceritakan kepadamu tentang ini?"
Dia menjawab, "Ibnu 'Abbas."
(Hadits Bukhari No. 810)

Tentang Wudlu'nya Anak-anak dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi, Bersuci Dan Kehadiran Mereka Pada Shalat Jama'ah di Masjid
dari Abu Sa'id Al Khudri dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda:

"Mandi pada hari Jum'at adalah wajib bagi orang yang sudah bermimpi (baligh)."
(Hadits Bukhari No. 811)

Tentang Wudhunya Anak-anak dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi, Bersuci Dan Kehadiran Mereka Pada Shalat Jama'ah di Masjid
dari 'Amru berkata, telah mengabarkan kepadaku Kuraib
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma berkata,

"Suatu malam aku pernah menginap di rumah bibiku, Maimunah radliallahu 'anha. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidur dan bangun kembali di sebagian waktu malam, beliau berwudhu dari geriba yang sudah digantung secara ringan -'Amru teramat mensedikitkan (air yang dipakai) -.

Kemudian beliau berdiri shalat, aku lalu bangun; berwudhu sebagaimana beliau wudhu. Kemudian aku datang dan berdiri di sisi kiri beliau, namun beliau kemudian menggeser aku ke sebelah kanannya. Beliau lalu shalat menurut apa yang Allah kehendaki (lamanya), kemudian beliau berbaring tertidur hingga mendengkur.

Setelah itu datanglah seorang mu'adzin yang memberitahukan bahwa waktu shalat shubuh telah tiba. Beliau kemudian berangkat bersama mu'adzin tersebut untuk menunaikan shalat dengan tidak berwudhu lagi."

Kami tanyakan kepada 'Amru: "Orang-orang mengatakan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam (jika tidur), mata beliau tidur namun hatinya tidak."

Maka 'Amru menjawab, "Aku mendengar 'Ubaid bin 'Umair berkata, ˝Sesungguhnya mimpinya para Nabi adalah wahyu.˝
Lalu dia membaca firman Allah: ˝(Sesungguhnya Aku melihat dalam mimpi bahwa Aku menyembelihmu)˝ (Qs. Ash Shaffaat: 102).
(Hadits Bukhari No. 812)

Tentang Wudhunya Anak-anak dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi, Bersuci Dan Kehadiran Mereka Pada Shalat Jama'ah di Masjid
dari Anas bin Malik

bahwa neneknya, Mulaikah, mengundang Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam untuk menghadiri hidangan yang ia masak untuknya.

Beliau lantas memakannya lalu bersabda: "Berdirilah kalian, aku akan pimpin shalat kalian."

Maka aku berdiri di tikar milik kami yang sudah hitam lusuh akibat sering digunakan. Tikar itu kemudian aku perciki dengan air, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri diatasnya.

Maka aku dan anak yatim yang tinggal bersama kami merapatkan shaf di belakang beliau sedangkan nenek kami berdiri di belakang kami. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam kemudian shalat memimpim kami sebanyak dua rakaat."
(Hadits Bukhari No. 813)

Tentang Wudhunya Anak-anak dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi, Bersuci Dan Kehadiran Mereka Pada Shalat Jama'ah di Masjid
dari Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma, bahwa dia berkata,

"Pada suatu hari aku datang sambil menunggang keledai betina dan pada saat itu usiaku hampir baligh. Saat itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang shalat bersama orang banyak di Mina tanpa ada dinding di hadapannya.

Maka aku lewat di depan sebagian shaf. Lalu aku turun dan aku biarkan keledaiku mencari makan, aku lantas masuk ke dalam barisan shaf dan tidak ada seorangpun yang menegurku."
(Hadits Bukhari No. 814)

Tentang Wudhunya Anak-anak dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi, Bersuci Dan Kehadiran Mereka Pada Shalat Jama'ah di Masjid
dari 'Aisyah radliallahu 'anhuma, berkata,

"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengakhirkan shalat 'Isya' ketika malam sudah larut, hingga akhirnya 'Umar berseru kepada Beliau, ˝Para wanita dan anak-anak sudah tidur.˝

Beliau lalu keluar seraya bersabda: ˝Tidak ada seorangpun dari penduduk bumi mengerjakan shalat ini selain kalian.˝

Dan pada saat itu tidak ada satu orangpun yang melaksanakan shalat selain penduduk Madinah."
(Hadits Bukhari No. 815)

'Abdurrahman bin 'Abis berkata,

Aku mendengar ada seseorang bertanya kepada Ibnu 'Abbas radliallahu 'anhuma, "Apakah engkau pernah ikut keluar (shalat) bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?"

Dia menjawab, "Ya. Sekiranya bukan karena kedudukanku di sisi Beliau, niscaya aku tidak mungkin (bisa) ikut -karena umurnya masih kecil-. Beliau mendatangi tempat yang agak tinggi dekat rumah Katsir bin Ash Shalt lalu memberikan ceramah, kemudian mendatangi para wanita. Beliau lantas memberi nasihat kepada mereka, mengingatkan dan memerintahkan mereka agar bersedekah.

Maka para wanita tersebut memberikan apa yang ada pada tangan dan leher mereka (emas perhiasan) lalu dimasukkan ke dalam kain Bilal, setelah itu beliau dan Bilal menuju Ka'bah."
(Hadits Bukhari No. 816)

« Wanita ke Masjid Tentang Bawang »

Semua Hadits Shahih BukhariImam Bukhari

PROxyz

Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama