Kandungan Surat An-Naziat, Tentang Kiamat dan Kematian

fakta kandungan kelebihan surah an naziat

Kajian lebih dalam Fakta dan Kelebihan Surat An Naziat baik itu dari isi kandungan dan pengajaran yang ada di dalamnya.


Tentang Surah An-Naziat

Nama SurahAn-Naziat
Nomor Surah79
Nomor Juz30
Golongan SurahMakkiyah
Nomor Wahyu81
Jumlah Ayat46
Jumlah Kata133
Jumlah Huruf553

Surah An-Nazi'at adalah Surah Al-Quran ke 79, posisinya berada sebelum Surah Abasa (80) dan sesudah Surah An-Naba (78).
Surah An-Naziat terdiri dari 46 ayat dan berada dalam juz ke 30 dan diturunkan di kota Mekah.
Nama Surah An-Nazi'at dalam Alquran berasal dari ayat pertama yang berarti "mereka yang mencabut" dan mungkin dalam hal ini adalah malaikat yang melakukannya sehubungan dengan jiwa manusia pada saat mereka hidup menuju kematian.

Fakta Surah An-Naziat

Seperti surah lainnya yang terungkap di kota Mekah, Surat An Nazi'at mengeksplorasi beberapa masalah mendasar tentang kebenaran yang tak terhindarkan dan perlu diperhatikan oleh setiap manusia.

Hal-hal seperti Hari Kebangkitan, pencabutan jiwa, pertempuran antara yang benar dan yang salah dan kenyataan di balik tanda-tanda Tuhan yang tak terhitung jumlahnya di dalam ciptaan-Nya.

Al-Qur'an Surah 79 dengan kuat mengingatkan kita untuk merenungkan fakta-fakta ini untuk memberi kita perspektif yang lebih baik terhadap kehidupan dunia dan mempersiapkan diri untuk tujuan akhir keberadaan kita (kehidupan Akhirat).

Isi Kandungan Surah An-Naziat

Mirip dengan Surah An-Naba, surah ini berbicara tentang Kiamat, kualitas dan siksaannya serta ketakutan yang ditimbulkannya ke dalam hati.

Dengan bersumpah pada objek tertentu dalam beberapa ayat pertama dalam Surah, Allah SWT menekankan pada realitas Kiamat yang tidak dapat terhindarkan dan bagaimana setiap manusia akan menghadapinya, meskipun dengan cara yang berbeda.

Selanjutnya, sebagai atribut lain dari Surah-surah yang telah diturunkan di kota Mekah, contoh-contoh kekuatan Tuhan dan manifestasinya dalam penciptaan-Nya ditunjukkan untuk membangunkan hati orang-orang dan memanggil mereka ke agama yang benar.

Dengan demikian, Tuhan tidak hanya menciptakan saluran di mana orang-orang dapat merenungkan tanda-tanda-Nya yang mengelilinginya dan menemukan kebenaran, tetapi tanda-tanda itu juga merupakan cara bagi orang-orang untuk lebih memahami konsep kehidupan dunia yang sejalan dengan Logika kebangkitan yaitu kehidupan setelah kematian.

Seperti Bumi yang sudah mati Tuhan Menurunkan Hujan untuk menghidupkannya kembali, begitupan orang yang sudah mati pasti juga dapat dihidupkan kembali.

Kita juga dapat menemukan catatan singkat lainnya tentang kisah abadi Nabi Musa dan akhirnya, Allah menjelaskan bahwa meskipun Kiamat adalah kebenaran yang tidak dapat disangkal, namun waktunya akan tetap tersembunyi dan hanya diketahui oleh Tuhan.

Kisah Nabi Musa dalam Surah An-Nazi'at

Sebagaimana disebutkan di atas, kisah yang diriwayatkan dalam Surat An-Nazi'at dalam Alquran adalah tentang Nabi Musa dan perjumpaannya dengan Fir'aun.

Allah Ta'ala menghindari cerita ini dengan pertama kali bertanya kepada Nabi-Nya apakah dia pernah mendengarnya.

Yang perlu kita pahami dari metode pengalamatan ini adalah bahwa pertanyaan yang diajukan adalah untuk menunjukkan pentingnya cerita ini. 

Karena sudah jelas bahwa Nabi Muhammad telah diberitahu tentang masalah tersebut sebelumnya, membawa cerita sedemikian rupa akan menimbulkan minat dan menarik perhatian pada topik tersebut.

Tujuan Cerita dan Pesan dalam Surah An-Naziat

Dipercayai oleh para ulama bahwa salah satu alasan Allah mengulangi kisah Nabi Musa dalam Surah An-Nazi'at adalah untuk meyakinkan Nabi-Nya dan menghibur hatinya dengan mengingatkannya sekali lagi bahwa para nabi dan rasul sebelum dia mengalami kesulitan demi ketertiban, untuk membimbing Kaum mereka dan akhirnya mengatasi musuh mereka juga. 

Selain itu, untuk kita ketahui bahwa pertempuran antara benar dan salah, terang dan gelap, keadilan dan penindasan terus berlanjut sepanjang waktu dan tidak terbatas pada zaman kita.

Lima Kelompok yang Disebutkan dalam Surah An-Naziat

Jika kita mencermati dengan cermat, kita akan menemukan bahwa ada tema berbeda di sepanjang surah ini yang ditujukan untuk suatu tujuan. Dalam lima ayat pertama Surah An-Nazi'at dalam Alquran, Tuhan bersumpah dengan tugas-tugas khusus yang dilimpahkan kepada mereka. 

Meskipun sebagian besar ahli percaya bahwa yang dimaksud dengan kelima kelompok ini adalah para malaikat yang ditugaskan oleh Tuhan untuk mengambil jiwa dan menjalankan perintah Tuhan dengan cepat dan tidak ada salahnya.

Namun ada yang percaya sebaliknya dan menyatakan hal-hal lain yang dapat dimaksudkan oleh mereka yang secara intens memperebutkan. jiwa orang-orang kafir dari tubuh mereka, seperti:
- Kematian itu sendiri
- Bintang yang seolah ditarik dari satu cakrawala ke cakrawala lainnya
- Panah yang ditarik ke busur orang-orang yang berperang di jalan Allah

Penjelasan Lainnya
Ayat berikutnya di mana Tuhan bersumpah atas kelompok tertentu telah diberikan penjelasan yang berbeda oleh para sarjana juga.

Misalnya, di mana Tuhan bersumpah atas mereka yang mengambil dengan lancar, beberapa interpretasi mengatakan mereka adalah malaikat yang dengan lembut mengambil jiwa orang-orang beriman dan beberapa mengatakan mereka adalah hewan liar yang secara bertahap bermigrasi dari satu negeri ke negeri lain.

Selain itu, beberapa percaya bahwa mereka yang berenang adalah para malaikat, mereka adalah para malaikat yang mengatur jiwa-jiwa yang berenang di dalam tubuh mereka selama hidup dan kemudian melepaskan mereka pada saat kematian, sementara beberapa percaya maknanya adalah kapal yang berlayar di laut.

Dan akhirnya, mereka yang memimpin bisa jadi malaikat yang menjalankan perintah Tuhan tanpa ragu-ragu, atau kuda-kuda di medan perang di mana para mujahidin (mereka yang berjuang untuk Allah).

Keutamaan / Manfaat Surah An-Naziat Menurut Hadits

Telah diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW bahwa:
"Siapa pun yang membaca Surah An-Nazi'at, perhitungan mereka pada Hari Penghakiman akan sesingkat dan secepat melakukan shalat wajib."

Dalam hadits lain menyatakan:
"Orang yang membacakan Surah An-Nazi'at tidak akan sendirian di dalam kubur dan surah ini akan muncul sebagai pendampingnya."

Hadits Selain itu :
"Dia yang membacakan Surah An-Nazi'at ketika menghadapi musuhnya, akan disembunyikan dari musuhnya dan jika mereka takut pada musuh ketika memasuki musuh, mereka akan diselamatkan dan Tuhan akan melindungi mereka."

Kesimpulan dan Pengajaran dari Surah An-Naziat

- Tidak ada jalan keluar dari Kiamat ketika semua jiwa dimintai pertanggungjawaban,
- Pertarungan antara benar dan salah berakar dalam sejarah yang darinya kita perlu belajar di mana harus berdiri dan bagaimana menavigasinya.
- Kita dikelilingi oleh tanda-tanda Allah dan setiap tanda dapat menuntun kita pada kebenaran jika kita berkontemplasi dan berefleksi.
- Kiamat akan cepat dan mudah bagi mereka yang menyucikan diri untuk Tuhannya.
- Mereka yang tidak taat akan mendapat hukuman berat bagi mereka.
- Kiamat adalah kenyataan namun waktu tersembunyi dari semua ilmu.

Referensi:
  • Majma'ul bayan, vol. 10, hlm. 250
  • Mustadrakul wasa'il, vol. 4, hal. 35
  • Makarimul Akhlaq, hal. 365
  • Kelebihan Surah An-Nazi'at [bincangsyariah.com]
  • Fact Surah Fatiha [islam4u.pro]
  • Wiki Surat An-Naziat [Wikishia.net]  
  • PROxyz

    Sesungguhnya diantara orang-orang yang mengetahui ada yang lebih mengetahui. (Wallahu alam) facebook twitter pinterest

    Jangan ragu gunakan Komentar jika ada kesalahan informasi, agar dapat segera Kami perbaiki.

    Posting Komentar (0)
    Lebih baru Lebih lama